5 Alasan Kenapa Tidak Membalas Email Pekerjaan di Hari Libur

Di jaman modern ini urusan pekerjaan bisa menjadi lebih mudah karena adanya gadget. Orang tidak perlu menggunakan surat untuk menyampaikan maksud tertentu. Komunikasi untuk membahas masalah pekerjaan bisa dilakukan melalui email. Tidak cuma bertukar pesan dengan rekan kerja dan klien bisnis, surel juga dapat dimanfaatkan untuk mengirim file.

Namun, karena kemudahan dan kecepatan proses pengirimannya, seseorang jadi bisa mengirimkan email kapan saja, termasuk di hari libur. Padahal, itu adalah waktunya para pekerja untuk mengurangi kelelahan emosional akibat tuntutan pekerjaan dan membantu mereka tetap semangat.

Di tahun 2004, Perancis bahkan menetapkan bahwa tidak bersedia dihubungi via telepon atau email di luar jam kerja bukan tindakan pelanggaran. Tahun 2017 pun negara tersebut memperkenalkan undang-undang yang isinya mengharuskan perusahaan untuk melakukan negosiasi secara jelas tentang persyaratan komunikasi dengan calon pegawai.

Nah, ada beberapa alasan yang membuat seseorang tidak membalas email saat hari libur atau akhir pekan, yaitu:

1. Ingin Memperoleh Hak Privasi

Ingin-Memperoleh-Hak-Privasi

Bekerja dengan atasan dan rekan yang workaholic terkadang bisa membuat seseorang kewalahan. Pasalnya, orang-orang yang demikian menganggap bahwa hari libur itu tidak ada. Walaupun tidak pergi ke kantor, mereka tetap disibukkan dengan dokumen-dokumen perusahaan di rumah. Sebagai bawahan atau rekan, tentunya Anda sering ‘diteror’ melalui email oleh mereka. Sehingga, di hari libur pun Anda masih harus menyelesaikan tugas ekstra.

Tapi, pastinya Anda ingin mendapatkan hak privasi di luar hari kerja dengan tidak membalas email atau pesan seputar pekerjaan dari orang kantor. Tak ada salahnya membiasakan hal tersebut. Supaya mereka lebih memahami, Anda harus mengutarakannya secara langsung ketika bertemu di kantor.

2. Ingin Menghabiskan Waktu Dengan Keluarga dan Menjalankan Hobi

Ingin Menghabiskan Waktu Dengan Keluarga dan Menjalankan Hobi

Karena selama 5-6 hari waktu dan perhatian Anda telah disita oleh pekerjaan, akhir pekan bisa dimanfaatkan untuk diri sendiri, keluarga, teman serta hobi yang Anda sukai.

Masih berkaitan dengan poin pertama, Anda mempunyai hak untuk mengistirahatkan pikiran sejenak dari rutinitas kantor. Jangan sampai kehilangan kehidupan pribadi hanya karena terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan. Anda perlu menikmati hari libur guna memulihkan semangat kerja dan kreatifitas.

3. Meminimalkan Resiko Kecanduan Gadget

Meminimalkan Resiko Kecanduan Gadget

Ketika mengurus pekerjaan di hari libur, otomatis Anda akan berhubungan dengan komputer dan ponsel. Padahal, kita tahu bahwa penggunaan gadget secara berlebihan bisa mengakibatkan kecanduan. Jadi, ada beberapa orang yang ingin mengurangi intensitas pemakaian gadget di luar hari kerja. Sebagai gantinya, mereka melakukan aktifitas bersama keluarga dan orang-orang terdekat, entah itu bermain di rumah maupun jalan-jalan ke tempat hiburan.

4. Mengurangi Resiko Stress dan Kecemasan

Mengurangi Resiko Stress dan Kecemasan

Karyawan masa kini memang amat rentan mengalami stress dan anxiety atau kecemasan karena beban kerja yang berlebihan. Hal itu akan semakin parah apabila di hari libur mereka tetap menjalani aktifitas kerja.

William Becker (Virginia Tech associate professor), Samantha Conroy (Colorado State University associate professor), Liuba Belkin (Lehigh University associate professor) dan Sarah Tuskey (mahasiswi Ph.D Virginia Tech) pernah menulis penelitian yang menunjukkan bahwa mengecek email setelah jam kerja sangat merusak kesehatan mental. Survey yang dilakukan pada 142 pekerja fulltime dan orang penting lain menemukan jika individu yang memeriksa email di luar jam kerja merasakan tingkat kecemasan nan tinggi.

Untuk mencegah hal itu, seorang karyawan memerlukan waktu untuk santai sejenak dari urusan pekerjaan. Dengan begitu, kesehatan psikis mereka akan lebih terjaga.

5. Menghindari Kebosanan dan Ketidakpuasan Terhadap Pekerjaan

Menghindari Kebosanan dan Ketidakpuasan Terhadap Pekerjaan

Mungkin di awal Anda masih merasa biasa saja saat membalas email di hari libur. Tapi lambat laun tentunya Anda akan lelah. Jika ditunda terlalu lama bakal menyebabkan Anda bosan dan tidak puas dengan kantor sendiri. Hal itu bisa mengawali hubungan yang tidak baik antara karyawan dan atasan. Bahkan, bisa berujung pada resign atau pengunduran diri. Oleh karenanya, segera sampaikan persoalan ini kepada atasan agar beliau lebih mengerti.

Bagi yang bekerja di bidang tertentu, dimana mengharuskan mereka untuk siap sedia setiap saat, memantau email adalah suatu kewajiban. Itu untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang darurat. Tapi, bukan berarti Anda harus memegang gadget selama 24 jam. Cukup buka ponsel ketika ada notifikasi email masuk. Jika pesannya menurut Anda tidak terlalu genting, balas keesokan harinya atau hari kerja terdekat.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.